TANGERANG, LensaPublik.co.id — Sinergi kuat ditunjukkan oleh jajaran eksekutif dan legislatif daerah. Gubernur Banten Andra Soni bersama Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid didampingi oleh Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang melakukan peninjauan langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Kecamatan Mauk, Kamis (27/8/26).
Kehadiran wakil rakyat beesama kepala daerah ini bertujuan untuk memastikan bahwa program prioritas pemerintah daerah dalam bidang kesehatan dapat berjalan dengan lancar, tepat sasaran, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam tinjauannya, Gubernur dan Bupati tampak berdialog langsung dengan warga yang tengah mengantre, serta memantau proses pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, kolesterol, pencegahan stunting, serta pemeriksaan dan penanganan Tuberkulosis (TBC).
“Kami ingin memastikan fasilitas dan tenaga medis di tingkat akar rumput benar-benar siap melayani masyarakat dengan ramah dan cepat. Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur Banten yang menyempatkan hadir langsung dalam kegiatan ini,” kata Bupati Tangeeang Maesyal Rasyid.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, CKG merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto yang terus didorong pelaksanaannya di seluruh wilayah Provinsi Banten.
Ia menyebutkan, target CKG di Provinsi Banten sebesar 46 persen dari jumlah penduduk telah terlampaui. Saat ini, sekitar 48 persen atau setara dengan 6,2 juta warga Banten telah mengikuti program cek kesehatan gratis.
“Alhamdulillah hari ini bersama Bupati Tangerang kami melaksanakan cek kesehatan gratis. Ini salah satu program hasil cepat Bapak Presiden. Target kita 46 persen dari jumlah penduduk Provinsi Banten, hari ini sudah mencapai 48 persen atau setara dengan 6,2 juta warga Banten,” ungkap Andra Soni.
Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi inovasi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menekan angka stunting melalui pemberian makanan bergizi berupa telur, ikan, dan ayam kepada masyarakat yang membutuhkan. Program tersebut dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan. Menurutnya, inovasi tersebut telah memberikan dampak positif terhadap penurunan angka stunting di Kecamatan Mauk yang sebelumnya termasuk sebagai salah satu wilayah dengan angka stunting cukup tinggi.
“Dengan adanya inovasi ini, alhamdulillah mengalami penurunan yang drastis. Semoga upaya ini terus memperbaiki kualitas kesehatan atau derajat kesehatan warga Banten,” tuturnya.
Andra Soni juga menegaskan bahwa CKG tidak hanya bertujuan menemukan penyakit, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk mencegah munculnya penyakit yang lebih serius. Dari pelaksanaan CKG, masih banyak ditemukan masyarakat dengan tekanan darah tinggi dan diabetes.
“Upaya ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Cek kesehatan gratis diperlukan sebagai upaya preventif dan pencegahan,” jelasnya. (Cuni)



Komentar