TANGERANG, LensaPublik.co.id – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terus mendorong pengembangan potensi siswa melalui pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2026.
Kepala Bidang Pengelolaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dili Windu mengatakan, kegiatan O2SN tingkat sekolah dasar resmi dimulai pada Senin (11/5/2026) sebagai bagian dari rangkaian FLS3N dan O2SN jenjang SD dan SMP yang sebelumnya telah dibuka di Lemo pada Rabu lalu.
“Pada hari ini dilaksanakan O2SN untuk jenjang sekolah dasar dengan mempertandingkan 12 cabang olahraga. Kegiatan ini bertujuan menjaring talenta-talenta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Tangerang pada ajang O2SN tingkat Provinsi Banten hingga nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan FLS3N sebelumnya telah sukses digelar di Kecamatan Kelapa Dua keluar sebagai juara umum. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan dalam FLS3N meliputi pantomim, menyanyi solo, tari, kriya, mendongeng, hingga menulis cerita.
Untuk jumlah peserta, FLS3N jenjang SD diikuti sebanyak 273 siswa. Sementara O2SN tingkat SD diikuti 1.624 siswa. Sedangkan O2SN jenjang SMP yang akan dilaksanakan pada Rabu besok di lokasi yang sama akan diikuti 512 siswa.
Selain itu, kegiatan FLS3N lanjutan juga akan digelar di Diklat Kitri Bakti dengan jumlah peserta sekitar 1.000 siswa. Secara keseluruhan, total peserta dari seluruh rangkaian kegiatan diperkirakan mencapai kurang lebih 5.000 siswa.
Tidak hanya bidang olahraga dan seni, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang juga akan menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) secara daring pada 8 Juni 2026 mendatang. Tercatat sebanyak 3.477 siswa dari Kabupaten Tangerang telah mendaftar untuk mengikuti OSN.
Menurut Dili Windu, cabang olahraga yang paling diminati siswa pada ajang O2SN tahun ini di antaranya atletik, bulu tangkis, dan renang. Selain itu, cabang olahraga bela diri seperti karate dan pencak silat juga mendapat antusias tinggi dari peserta.
“Tahun ini juga ada cabang olahraga baru seperti catur, sepak takraw, dan futsal. Ini menjadi bagian dari upaya pembibitan atlet usia muda di Kabupaten Tangerang,” katanya.
Ia pun mengimbau seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.
“Menang dan kalah adalah bagian dari kompetisi. Bagi yang juara terus asah kemampuan untuk menghadapi tingkat provinsi dan nasional. Sedangkan yang belum berhasil jangan berkecil hati, karena potensi juara ada pada diri masing-masing,” tutupnya. (Cuni)



Komentar