Kabupaten Tangerang
Beranda » Sekda Soma Tegaskan Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Kondusif di Kabupaten Tangerang

Sekda Soma Tegaskan Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Kondusif di Kabupaten Tangerang

Soma Atmaja menghadiri acara CEO Gathering & Economic Outlook 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) DPP Apindo Banten

TANGERANG, LensaPublik.co.id – Di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas kesempatan kerja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus memperkuat komitmenya dalam menjaga iklim investasi yang kondusif.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja saat menghadiri acara CEO Gathering & Economic Outlook 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja dan Konsultasi Provinsi (Rakerkonprov) DPP Apindo Banten

Kegiatan yang digelar di PT Adis Dimension Footwear, Kecamatan Balaraja tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Ketua Umum DPN Apindo Shinta Widjaja Kamdani, Ketua DPP Apindo Banten Tomy Rachmatullah, Owner PT Adis Dimension Footwear Haryanto, serta jajaran unsur Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang.

Dalam kesepatan tersebut, Sekda Soma menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang saat ini merupakan salah satu motor penggerak ekonomi di Provinsi Banten. Pertumbuhan masif di sektor industri, perdagangan, dan jasa di wilayah tersebut tidak lepas dari peran para investor serta dunia usaha.

“Kesuksesan investasi tidak boleh hanya diukur dari nominal modal atau megahnya pabrik yang berdiri. Namun, yang lebih penting bagaimana investasi tersebut mampu memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Aktivis Sebut Pernyataan Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang Pertontonkan Kelemahan DPRD

Menurutnya, kesuksesan investasi tersebut bisa dilihat ketika terbukanya lapangan pekerjaan baru, meningkatnya kesempatan berusaha bagi sektor UMKM, tumbuhnya ekonomi lokal, serta semakin meningkatnya kesejahteraan para pekerja dan buruh.

Ia juga menekankan, bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada masuknya investasi, tetapi juga pada terjalinnya hubungan yang harmonis antara pemerintah, dunia usaha, dan para pekerja.

“Hubungan industrial yang harmonis hanya akan tercipta apabila pemerintah, pengusaha, dan pekerja dapat saling memahami peran masing-masing dengan mengedepankan dialog yang sehat,” pungkasnya. (Cuni)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×