LensaPublik.co.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Tangerang menggelar doa bersama dan pemotongan tumpeng dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang ke-79.
Kegiatan tersebut berlangsung di gedung Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Jumat (23/1/2026).
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Hugo S Frananta, mengatakan peringatan HUT Megawati Soekarnoputri merupakan bentuk penghormatan dan rasa syukur atas perjuangan serta pengabdian Megawati dalam membesarkan PDI Perjuangan.
“Kegiatan ini adalah bentuk penghormatan kami kepada Ibu Megawati sebagai sosok ibu yang selalu memberi dorongan dan semangat kepada kader,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Tangerang ini.
Ia menyebutkan, meski tidak seluruh kader dapat hadir, peringatan tersebut tetap menjadi momentum penting bagi keluarga besar PDI Perjuangan di Kabupaten Tangerang, untuk mempererat solidaritas dan semangat kebersamaan.
Hugo juga menegaskan perjalanan Megawati Soekarnoputri dalam membesarkan PDI Perjuangan penuh dengan tantangan dan tidak mudah. Hal tersebut, kata dia, harus menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk melanjutkan perjuangan partai bersama rakyat.
“Perjuangan Ibu Megawati sejak awal hingga sekarang dalam membesarkan partai tidaklah mudah dan menjadi bagian dari sejarah PDI Perjuangan. Itu yang menjadi landasan kita ada sampai hari ini,” pungkasnya.
Sebelum menggelar potong tumpeng dan doa bersama, kader dan pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, juga menggelar aksi penanaman pohon serta pelepasan burung, dan menebar ikan di area RSUD Tigaraksa.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Irvansyah, mengatkan kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian kader partai terhadap kelestarian lingkungan dan upaya merawat bumi.
Menurutnya, semangat merawat lingkungan ini sejalan dengan ajaran Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang selalu menekankan pentingnya mencintai kehidupan secara menyeluruh.
“Ibu Ketua Umum Megawati senantiasa mengajarkan kepada kita, bahwa di dalam kehidupan bermasyarakat kita harus mencintai bukan hanya sesama manusia, tetapi juga lingkungan. Karena pohon dan binatang juga makhluk ciptaan Tuhan. Dan Tuhan di semua agama mengajarkan bahwa kita harus merawat bumi,” katanya. (Cuni)



Komentar